Sulut.TARGETJURNALIS.com – Minahasa Utara, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) terus berupaya meningkatkan pelayanan di tengah dugaan adanya upaya sabotase yang menyebabkan gangguan suplai air beberapa hari lalu.
Direktur Utama PDAM Minut, Roland Maringka, Selasa (31/12/2024), mengungkapkan adanya indikasi sabotase terhadap fasilitas perusahaan. “Kami mendapati pipa di wilayah Airmadidi Bawah pecah akibat dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, yang berdampak pada menurunnya debit air ke pelanggan,” ujar Maringka.
Ia juga menyoroti adanya upaya masif dan terstruktur yang dilakukan pihak tertentu untuk merusak fasilitas PDAM dan menyebarkan isu negatif di media sosial. “Sangat disayangkan, demi kepentingan pribadi, mereka rela mengorbankan kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.
Sebagai respons, tim lapangan PDAM bekerja ekstra keras untuk memulihkan suplai air. “Kami harus kerja hingga subuh dalam beberapa hari terakhir, dan kini suplai air mulai stabil,” kata Maringka, sembari menyampaikan terima kasih kepada tim yang tetap berkomitmen meski dalam kondisi sulit.
Untuk memastikan keadilan distribusi, PDAM Minut telah menetapkan jadwal layanan air bersih:
Pukul 06.00–14.00 WITA: Wilayah Airmadidi Bawah (sebagian), Kampung Tubir, sebagian Tinaan, dan kompleks gereja Timporok.
Pukul 14.00–06.00 WITA: Pasar Airmadidi, sebagian Airmadidi Bawah, sebagian Tinaan, dan Saronsong.
Sebagai bagian dari refleksi akhir tahun, PDAM Minut juga merayakan Natal dan Tahun Baru dengan semangat baru untuk meningkatkan pelayanan. “Puji Tuhan, hotline kami tidak lagi menerima keluhan, dan ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” tutup Maringka.
Dengan komitmen yang tinggi, PDAM Minut siap menghadapi tantangan dan memastikan pelayanan air bersih tetap menjadi prioritas utama di tahun mendatang. (**/Juent)


