Manado, TARGETJURNALIS.Com – Dalam mewujudkan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), tentunya bukanlah suatu hal yang mudah. Hal ini dikarenakan dalam membangun budaya kerja baru, dibutuhkan pola pikir baru yang lebih berorientasi ke pelayanan.
Sesuai apa yang disampaikan Menpan bahwa arahan Presiden tidak sekedar sent-sent saja, ungkap Koordinator Birokrasi Reformasi Kemenristek Dikbud, Yudi Pramudianto, S.Sos.
“Jadi harus memastikan program-program yang sudah jalan,” paparnya dihadapan wartawan usai Pencanangan dan Sosialisasi ZI menuju WBK – (WBBM) di Aula Prof Rudi Tenda Polimdo, Senin (13/2/2023).
Dalam Reformasi birokrasi tahun 2023 ini, imbuh Yudi, dipastikan berdampak kepada masyarakat.
“Nah, dalam pembelajaran di Politeknik, jangan sampai di kelulusan mahasiswa. Tapi purna jualnya seperti apa, setelah lulus di kemanakan? ,” imbaunya.
Katanya lagi, hal tersebut perlu ada jaminan dari Polimdo dalam pembangunan zona integritas. Dan Polimdo pun harus membentuk Satgas.
“Pembangunan ZI menuju WBK-WBBM di Polimdo merupakan miniatur penerapan Reformasi Birokrasi di unit kerja,” tandas Yudi.
Dikesempatan yang sama, Direktur Polimdo Dra Mareyke Alelo MBA mengatakan Polimdo akan berorientasi pada pelayanan.
“Polimdo menjadi perguruan tinggi vokasi yang melayani secara lebih cepat, lebih baik sesuai standar yang sudah ditetapkan. Semua itu dilakukan secara kolaboratif,” ujarnya.
Dari pantauan media terlihat dalam pencanangan dan sosialisasi tersebut, juga ikut dihadiri civitas Akademika Politeknik Negeri Manado. (JUENT)


