Manado, TARGETJURNALIS.com-Diduga adanya monopoli proyek di lingkup Poltekkes Manado “bakal” dilaporkan ke APH (Aparat penegak hukum)
Dalam dekat ini Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) tengah menyiapkan laporan ke Jakarta
Terkait Kegiatan jasa kebersihan Cleaning service di Politeknik Kesehatan Manado Poltekkes (Kemenkes) diduga di monopoli oleh satu perusahan.
Dengan Laporan dugaan monopoli proyek, akan kami bawa laporam ke APH yang akan memeriksa untuk lebih mendalaminya” kata Ketua LAMI SULUT Indri Montolalu, SE kepada wartawan Senin (20/06/2022)
Saat di wawancara oleh Kepala Perwakilan media ini Targetjurnalis.com Ketua indri mengatakan saya mencium dugaan adanya aroma monopoli proyek yang terkesan pemenang proyek diduga sudah di atur oleh ruang lingkup Poltekkes manado
Lanjutnya” Ia pun mempertanyakan perusahaan PT Harum Tamiraya, yang beralamat di Kelurahan Kairagi dua Kecamatan Mapanget, yang menjadi pemenang apakah memang perusahaan jasa cleanning service hanya dia saja sampai pemenangnya hanya itu itu terus,
Sepertinya ada indikasi KKN antara penyedia jasa dan semua yg terkait dalam proses pengadaan barang jasa dalam kegiatan jasa kebersihan Cleaning service Poltekkes tersebut
“Secara berturut-turut pemenang tender kegiatan jasa kebersihan Poltekkes manado diduga di monopoli oleh satu perusahaan. jelas bertentangan dengan, UU Nomor 5 Tahun 1999 tanggal 05 Maret 1999, tentang Larangan Praktek Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat “ungkapnya
Untuk itu Ketua Indri Montolalu, SE mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan melaporkan dugaan tersebut, agar segera melakukan penyelidikan terkait dugaan monopoli proyek yang sudah bergulir selama kurang lebih hampir 9 tahun.
“Kami LSM LAMI berharap APH bisa membongkar indikasi KKN dan Monopoli saya menduga ada kepentingan yang hanya untuk menguntungkan diri sendiri dalam proyek ini” ujarnya
LSM LAMI juga menghimbau pihak Poltekkes kemenkes juga lebih berhati – hati dalam menggunakan anggaran yang cukup besar atas data yang kami dapat di tahun 2022 APBN mengucurkan dana sekitar kurang lebih Rp 3.7Milliar untuk kegiatan jasa cleanning service dan pemeliharaan gedung yang akan di kerjakan oleh PT. Harum Tamilaya
Direktur Poltekkes manado (kemenkes) saat di temui di kantornya pada (20/06/14.00) belum menyediakan waktu untuk bertemu walaupun beliau saat itu berada di kantor, “Direktur lagi rapat “ungkap salah satu pegawai poltekkes, Kami Pun diarakan bertemu bagian HUMAS bapak inisial “M”
Ia pun membenarkan proyek tersebut di menangkan oleh pihak ketiga/kontraktor PT Harum Timaraya. Dan terkait hal tersebut sudah sesuai dengan prosedur “jelasnya
Terkait hal tesebut LSM LAMI berharap kepada APH (KPK) bisa membongkar adanya indikasi dugaan KKN dan Monopoli dalam pengadaan jasa kebersihaan tersebut, kita tau Bersama Negara Indonesia adalah negara hukum tidak ada yang kebal hukum di negara ini “tuturnya
Proyek ini diduga terlihat menguntungkan dan memperkaya diri sendiri “pintanya. Adanya dugaan kejanggalan proyek tersebut, kami berharap para penegak hukum (APH) untuk dapat membongkar praktik KKN yang sudah nampak terlihat.
Penulis Editor Juentmyhard


