Sulut.targetjurnalis.com – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) resmi melantik empat pejabat struktural baru di Gedung Kuliah Terpadu (GKT), pada Kamis (21/5/2026). Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Direktur Polimdo, Dra. Mareyke Alelo MBA, dan dihadiri oleh jajaran Wakil Direktur, Kepala Jurusan, serta Ketua Program Studi. Pengangkatan pejabat ini didasarkan pada Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Keempat pejabat yang dilantik untuk mengisi posisi strategis di lingkungan kampus tersebut adalah Frits Lalongsang sebagai Kepala Bagian Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama; Tony Alalinti, S.Kom., M.M. menjabat Kepala Bagian Perencanaan, Keuangan, dan Umum; Deisy Tine Doodoh, S.P., M.Si. ditetapkan sebagai Kepala Subbagian Akademik; serta Marcel Zet Kalele, S.Kom. mengemban tugas sebagai Kepala Subbagian Umum.
Dalam sambutannya, Direktur Polimdo menegaskan bahwa kepala bagian dan subbagian memegang peran sangat vital sebagai fondasi utama yang menjaga kekokohan dan kelancaran operasional institusi. Mareyke juga mengumumkan adanya pergeseran paradigma besar dalam sistem penilaian kinerja aparatur di lingkungan Polimdo. Ia menekankan bahwa penilaian tidak lagi berpatokan pada kehadiran fisik atau batasan jam kerja formal pukul 08.00 hingga 16.00, melainkan sepenuhnya berorientasi pada hasil akhir dan dampak nyata dari pekerjaan yang diselesaikan.
“Kami tidak memperdulikan bagaimana caranya, namun laporan harus masuk tepat waktu. Bahkan dalam kondisi sakit atau ada urusan keluarga, prioritas tetap pada tanggung jawab pekerjaan. Daya tahan terhadap tekanan ini sudah teruji,” tegas Mareyke.
Lebih lanjut, Mareyke menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi tinggi para pejabat struktural yang selama ini bekerja dengan senyap, tekun, dan jarang mengeluh. Ia menyoroti kesiapan mereka yang sigap melayani permintaan data mendesak, bahkan di luar jam kerja hingga malam hari atau dini hari. Menurutnya, kontribusi tersebut merupakan kunci utama yang mengantarkan Polimdo meraih predikat akreditasi unggul berkat penyajian data yang akurat, lengkap, dan cepat.
Di akhir arahannya, Mareyke mengingatkan bahwa kompetensi paling penting di era ini adalah kemampuan bertahan dan beradaptasi di tengah tekanan pekerjaan yang tinggi. Ia juga mengajak para pejabat baru untuk senantiasa bersandar dan bergantung kepada Tuhan, mengingat besarnya tanggung jawab serta risiko yang melekat pada jabatan yang diemban.
“Selamat bekerja, Tuhan Yesus Memberkati,” pungkas Mareyke menutup acara pelantikan tersebut (*)


