Sulut.targetjurnalis.com – MANADO, Politeknik Negeri Manado (Polimdo) terus berupaya memperkuat posisinya di kancah pendidikan global melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan International Cultural Communication Center Malaysia (ICCCM). Langkah ini merupakan bagian dari strategi institusi untuk memperluas jejaring dan meningkatkan kualitas pendidikan secara internasional.
Acara penandatanganan berlangsung di Ruang Teater 1 Polimdo, Kamis (7/5/2026), yang juga diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Keseriusan kedua belah pihak ditandai dengan kehadiran langsung Direktur Polimdo, para Wakil Direktur, Kepala Pusat, Koordinator Program Studi, serta perwakilan mahasiswa.
Kerja sama ini mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari pendidikan, budaya, hingga komunikasi. Melalui kemitraan ini, kedua institusi berkomitmen untuk menciptakan program-program yang mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dan kualifikasi tenaga pendidik.
Ruang lingkup kerja sama yang disepakati meliputi partisipasi dalam proyek International People-to-People Exchange Friendship Institute, penyelenggaraan pelatihan jangka pendek, hingga program pertukaran kredit mahasiswa (credit transfer). Selain itu, dibuka pula peluang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai kompetisi tingkat internasional.
Tidak hanya bagi mahasiswa, kolaborasi ini juga memberikan manfaat bagi dosen melalui program pelatihan dan kunjungan studi untuk pengembangan kapasitas akademik. Kedua pihak juga sepakat mengembangkan program unggulan seperti “Bahasa Mandarin Plus Keterampilan Vokasional” serta memperkuat standar pendidikan vokasi berstandar internasional.
Inovasi juga dilakukan dengan memanfaatkan Platform Pembelajaran ITEA sebagai sarana berbagi sumber daya dan materi pembelajaran. Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang untuk pendirian program studi atau institusi pendidikan bersama, serta penyelenggaraan konferensi internasional.
Dengan adanya MoU ini, diharapkan Polimdo dapat terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperluas pertukaran pengetahuan, dan membuka peluang kolaborasi global yang lebih luas di masa depan. (***)


