Sulut.targetjurnalis.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) bersama Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menjalin kolaborasi dalam program magang kerja bagi mahasiswa ke Jepang. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Sulut dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda agar mampu bersaing di dunia kerja internasional.
Pelaksana Harian Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Denny Mangala, mengatakan kerja sama tersebut bertujuan mempersiapkan peserta sebelum diberangkatkan untuk mengikuti program magang di Jepang.
“Kita berkolaborasi soal magang kerja di Jepang, baik Pemprov dan Polimdo,” kata Mangala, Kamis (26/02), usai pertemuan dengan pimpinan Polimdo di Gedung Kuliah Terpadu.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga para peserta memiliki kesiapan yang baik sebelum diberangkatkan ke Jepang.
Sementara itu, Koordinator Humas Polimdo, Ivoletti Walukow SE MSi, mengatakan kerja sama tersebut terjalin karena Pemprov Sulut memiliki jaringan sekolah menengah seperti SMA dan SMK, sedangkan Polimdo memiliki mahasiswa yang dapat mengikuti program magang.
Ivoletti yang mewakili Direktur Polimdo Dra Mareyke Alelo MBA menjelaskan, pertemuan antara kedua pihak bertujuan untuk menyamakan persepsi agar program magang dapat berjalan dengan baik.
“Nah, untuk Polimdo punya mahasiswa. Jadi sama-sama saling berdiskusi agar program magang ke Jepang berjalan baik,” jelas Walukow.
Dalam program tersebut, para peserta magang akan ditempatkan di beberapa prefektur di Jepang, di antaranya Osaka, Hokkaido, Okinawa, Nagasaki, dan Tokyo. Mereka juga akan menerima uang saku sekitar Rp15 juta hingga Rp18 juta per bulan.
Baru-baru ini, sebanyak 156 peserta magang telah diberangkatkan ke Jepang, termasuk 30 mahasiswa dari Polimdo. Para peserta bekerja di berbagai sektor, seperti perkantoran, industri makanan, konstruksi, manufaktur, otomotif, serta bidang kesehatan dan keperawatan (*)


