Sulut.targetjurnalis.com. – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi dan memperluas jejaring industri dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI). Penandatanganan kerja sama strategis ini berlangsung di ruang teater Polimdo pada Jumat (14/11/2025), dan menjadi momentum penting bagi kedua institusi dalam membangun ekosistem pendidikan perpajakan yang lebih maju.
MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, dan Ketua Umum IKPI, Vaudy Starworld, disaksikan oleh jajaran direksi, civitas akademika, serta pengurus IKPI dari tingkat pusat hingga daerah Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya, Direktur Maryke Alelo menyampaikan refleksi tajam dan inspiratif mengenai rendahnya kesadaran pajak di masyarakat. Dengan perumpamaan yang menarik perhatian seluruh hadirin, ia berkata, “Orang berusaha untuk tidak mati, sekaligus berusaha mati-matian tidak bayar pajak.”
Maryke juga menyinggung berbagai kasus internasional, termasuk seorang artis asal Amerika Serikat yang terpaksa meninggalkan negaranya karena menghindari kewajiban pajak, hingga fenomena sosial di Australia, di mana pajak tinggi justru memicu kritik karena dana bantuan sosial kerap disalahgunakan penerimanya.
Ia kemudian menegaskan bahwa pajak adalah fondasi pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur pendidikan. “Gedung Polimdo ada karena ada pajak. Makanya saya sangat marah jika fasilitas kampus dirusaki,” tegasnya. Menurutnya, selain pajak, orang tua mahasiswa melalui biaya pendidikan turut memberikan kontribusi nyata terhadap keberlangsungan kampus.
Maryke juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab dalam pengelolaan dan penerimaan pajak, serta meminta mahasiswa agar tidak ikut menjadi bagian dari praktik penyalahgunaan bantuan sosial. “Jangan jadi abius (menyalahgunakan),” pesannya dengan penuh penekanan.
Pada akhir sambutannya, Direktur Polimdo memberikan apresiasi tinggi atas kesediaan IKPI hadir dan berkolaborasi dengan Polimdo. Ia menyebut kerja sama ini sebagai langkah besar sekaligus investasi luar biasa demi peningkatan kompetensi mahasiswa.
“Politeknik wajib bekerjasama dengan dunia industri. Kami sangat mengapresiasi tim IKPI yang datang ke Polimdo,” ujarnya (*)


