Sulut.TARGETJURNALIS.com – Politeknik Negeri Manado (Polimdo). Tim peneliti yang diketuai oleh Dr. Winda Sanni Slat SST MEng, bersama Dr. Steven Johny Runtuwene SST MEng dan Priyono SST MT, berhasil mengembangkan prototipe mesin sheet press untuk daur ulang plastik dengan teknologi pemanas hybrid menggunakan listrik PLN dan gas LPG, serta dilengkapi sistem hidrolik untuk penekanan material (10/10/2025).
Pengembangan mesin ini didukung oleh pendanaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun Anggaran 2025. Setelah melewati proses pembuatan dan pengujian, mesin sheet press kini telah berfungsi optimal dan mampu menghasilkan lembaran plastik daur ulang berkualitas.
Dr. Winda Slat menjelaskan, “Material sampah plastik yang dapat diproses antara lain jenis HDPE (High Density Polyethylene) dan PP (Polypropylene), yang kemudian dapat diolah menjadi produk bernilai guna seperti panel konstruksi atau furniture berupa kursi, meja, dan rak.”
Keunggulan utama mesin ini terletak pada sistem pemanas hybrid yang terletak di sisi atas dan bawah. Pemanas bagian atas menggunakan listrik PLN, sementara pemanas bawah menggunakan gas LPG. Kedua sumber panas ini dapat dioperasikan secara terpisah maupun bersamaan, sehingga memberikan fleksibilitas dan efisiensi energi.
“Penggunaan gas LPG dirancang agar mesin lebih terjangkau, hemat energi, dan mudah dioperasikan oleh kelompok UMKM serta komunitas pengelola sampah,” tambah Dr. Steven Runtuwene.
Dalam uji coba, mesin mampu menghasilkan lembaran plastik berukuran 100 x 100 cm dengan ketebalan 1-2 cm, menggunakan sekitar 8 kilogram sampah plastik jenis HDPE atau PP. Kapasitas ini diharapkan dapat membantu mengurangi timbulan sampah plastik yang berpotensi mencemari lingkungan, sungai, hingga laut.
Target penggunaan mesin sheet press ini mencakup UMKM di bidang daur ulang plastik, bank sampah, dan komunitas pecinta lingkungan, sehingga inovasi ini tidak hanya memberikan dampak ekologis, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.
Direktur Polimdo, Dra. Mareyke Alelo MBA, menyatakan, “Kami sangat mengapresiasi inovasi dosen dalam penanganan sampah plastik ini. Pengembangan teknologi tepat guna seperti ini sangat penting untuk menjadi solusi nyata bagi masalah lingkungan, sekaligus mendorong kemajuan ekonomi masyarakat.”
Dengan hadirnya prototipe mesin sheet press ini, Politeknik Negeri Manado menegaskan komitmennya dalam mendukung teknologi ramah lingkungan, berkelanjutan, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus menjadi kebanggaan kampus dan bangsa (*)


