Sulut.TAREGTJURNALIS.com – Kompetisi Indonesia Polytechnic English Championship (IPEC) II 2025 resmi berakhir pada Rabu (17/9/2025) di Politeknik Negeri Manado (Polimdo) sebagai tuan rumah. Ajang nasional bergengsi ini mempertemukan ratusan mahasiswa dari berbagai politeknik di Indonesia untuk beradu kemampuan dalam bahasa Inggris dan komunikasi profesional.
Tahun ini, Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri)kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih gelar juara umum. Polsri unggul pada sejumlah kategori dan berhasil memboyong medali emas di cabang Speech, Biz-Tech Education Talk, Master of Ceremony, Interview,dan Pitching.
Posisi kedua diraih oleh Politeknik Negeri Semarang (Polines), sementara Politeknik Negeri Bali (PNB) menempati peringkat ketiga.
Selain itu, Tim Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung)sukses menjadi juara pertama kategori Videography, disusul oleh Politeknik Negeri Madiun di posisi kedua dan Politeknik Negeri Lhokseumawe di peringkat ketiga. Politeknik Negeri Batam dan Politeknik Negeri Manado turut masuk dalam 10 besar kategori videography pada ajang tersebut.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 15–17 September 2025, ini diikuti oleh 171 tim dari berbagai politeknik se-Indonesia. Kompetisi mencakup beragam kategori seperti **Essay Writing, Interview, Speech, Storytelling, Master of Ceremony, Newscasting, Biz-Tech Presentation, Poster Presentation, Pitching, dan Videography.
Wakil Direktur II Bidang Akademik Polimdo, Selvie R. Kalele, SE., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya IPEC II 2025 dengan lancar.
Ajang seperti ini bukan sekadar menjadi yang terbaik, tapi juga tentang networking. Semoga pengalaman ini memberikan nilai tambah untuk meningkatkan kapasitas diri,” ujar Selvie mewakili Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA.
Selvie juga menegaskan bahwa setiap peserta tentu berharap menjadi pemenang, namun hal terpenting adalah pengalaman dan pelajaran yang diperoleh selama kompetisi.
“Meskipun tidak memperoleh medali, banyak pengalaman yang didapatkan secara pribadi,” tambahnya.
Ajang IPEC II 2025 tidak hanya menjadi arena unjuk kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga sarana memperkuat jejaring antarperguruan tinggi vokasi di seluruh Indonesia. (*)


