Sulut.TARGETJURNALIS.com – Mahasiswi Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang debat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) antar perguruan tinggi se-Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2025.
Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Lembaga Domus Politica dalam rangka Legislative SulutGo Expo 2025 ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi ternama di Sulut, termasuk Universitas Sam Ratulangi, Universitas Katolik De La Salle, Universitas Trinita, dan Universitas Muhammadiyah Manado.
Polimdo melalui Jurusan Akuntansi tampil aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pelatihan tugas dan fungsi DPRD, public speaking, hingga bimbingan teknis tentang integritas dan akuntabilitas keuangan daerah. Dalam lomba debat yang berlangsung dari 25 April hingga 10 Mei 2025, tim Polimdo yang terdiri dari mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Akuntansi Keuangan dan Prodi D3 Akuntansi berhasil masuk 3 besar.
Tim 1, yang diperkuat oleh Asnak M.P. Hia, Cindy V. Sutanto, dan Fety F. Makalalag, menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menyampaikan argumentasi dan solusi atas isu-isu krusial dalam pengelolaan APBD. Kesuksesan ini tidak lepas dari bimbingan para dosen yang tergabung dalam tim pendamping, di bawah arahan Direktur Polimdo Dra. Maryke Alelo, MBA, serta dukungan penuh dari Ketua Jurusan Akuntansi, Plt. Ivoletti M. Walukow, SE., MSi.
Ketua Tim Debat, Jacqualine G. Wenas, SE., MSA, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak, termasuk kerja sama yang solid antara tim 1 dan tim 2. Ia juga menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas akademik dan daya saing mahasiswa Polimdo di tingkat regional.
Ajang debat ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana untuk melatih mahasiswa berpikir kritis, cepat, dan tepat dalam menyikapi persoalan publik, serta mendorong lahirnya inovasi dalam tata kelola keuangan daerah yang lebih baik. Selain sertifikat dan trofi, para pemenang juga memperoleh hadiah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.
Keberhasilan Polimdo masuk tiga besar membuktikan kapasitas intelektual mahasiswanya serta memperkuat posisi institusi ini sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi unggulan di Sulawesi Utara. (*/Juent)


