Sulut.TARGETJURNALIS.Com – Manado, Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kini membuka kesempatan bagi calon mahasiswa vokasi untuk mendaftar Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Pendaftaran KIP Kuliah ini telah dimulai sejak 11 Juni 2024 dan akan berlangsung hingga 31 Oktober 2024, memberikan waktu yang cukup bagi calon mahasiswa untuk mempersiapkan diri.
Stevie Kaligis, SE.Ak ME Ca, Koordinator Humas dan Kerjasama Polimdo, menyatakan bahwa mahasiswa yang tidak lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) atau Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) tidak perlu membuat ulang akun KIP Kuliah mereka.
“Mereka hanya perlu menyesuaikan jalur masuk perguruan tinggi yang diikuti, baik seleksi mandiri PTN atau PTN Vokasi,” ujar Kaligis pada Kamis, 20 Juni 2024.
Pendaftaran melalui SIM KIP Kuliah harus dilengkapi dengan berkas yang sesuai sebelum registrasi di perguruan tinggi yang dituju. “Setelah memenuhi syarat KIP-Kuliah, silahkan mendaftar,” tambah Kaligis.
KIP Kuliah 2024 ini terbuka bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat yang lulus pada tahun 2024, 2023, atau 2022, dengan ketentuan program studi minimal terakreditasi C atau Baik. Program ini menyasar siswa berpotensi akademik baik namun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Calon penerima harus memenuhi syarat ekonomi yang meliputi kepemilikan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), tercatat dalam kelompok masyarakat miskin pada Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE), atau berasal dari panti sosial/asuhan.
Bagi yang tidak memenuhi kriteria tersebut, masih bisa mendaftar KIP Kuliah dengan syarat pendapatan kotor gabungan orangtua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan atau Rp 750.000 per anggota keluarga, atau menyertakan surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dilegalisasi minimal oleh pemerintah tingkat desa/kelurahan.
Polimdo mengajak calon mahasiswa untuk memanfaatkan program ini dan segera melakukan pendaftaran agar dapat meraih kesempatan mendapatkan bantuan pendidikan dari pemerintah. (Juent)


