Sulut.TARGETJURNALIS.Com – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) sangat berharap agar Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi ke-3 dan Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat mampu menciptakan kolaborasi riset Pada Polimdo.
Selain itu, Seminar yang dilangsungkan di Novotel Convention Center, Manado itu juga diharapkan menjadi ajang untuk melihat dan mendengarkan ide-ide supaya bisa mendapatkan masukan demi terciptanya kolaborasi.
Harapan tersebut disampaikan Wakil Direktur Akademik Dr Tineke Saroinsong SST MEng di sela-sela kegiatan seminar, tepatnya pada Jumat (8/12/2023).
“Ini juga dapat meningkatkan tingkat kesiapterapan teknologi dari penelitian yang mungkin masih tingkat 1, 2 dan 3,” sebutnya.
Seperti diketahui bahwa sebelumnya Polimdo dengan gencarnya melakukan penelitian sehingga mampu menjadi salah satu perguruan tinggi yang dapat menyelesaikan solusi di tengah masyarakat luas.
“Apalagi Kampus Polimdo yang berdekat dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo yang kerap menerima asap hasil pembakaran sampah,” imbuh Tineke.
Politeknik Negeri Manado, lanjut Tineke, memiliki ide untuk pemanfaatan TPA terkait menjadikan pembangkit listrik tenaga sampah. Kemudian hasil gas metana bisa diambil untuk disalurkan kepada masyarakat sekitar.
Ia menyarankan perlu dibuat sistem untuk keselamatan masyarakat. Jika gas metana salah dikelola itu berbahaya. “Jadi butuh dilakukan penelitian dengan sentuhan teknologi agar aman dipakai demi menyelesaikan masalah sampah,” terangnya.
Lebih lanjut disampaikan Tineke bahwa Dosen-dosen Polimdo mampu menyelesaikan masalah sampah, apalagi ditunjang oleh pemerintah.
“Seperti terkait ijin kan harus dari pemerintah. Jadi harus kolaborasi juga antara akademis dan pemerintah,” pungkas Dr, Tineke Saroinsong, SST, MEng. (**)


