Sulut.TARGETJURNALIS.Com – Manado, Dalam memperingati Hari Pahlawan Nasional, Kampus Politeknik Negeri Manado (POLIMDO) adakan berbagai pertunjukan seni dan budaya nusantara, Jumat (10/11/2023).
Acara pembukaan dimulai dengan menyayikan lagi Indonesia Raya, dilanjutakan sambutan Direktur Mareyke Alelo, Mba dan Ketua Pantia Jolly Turangan,SH.,MHum didampingi Wadir I Dr Tineke Saroinsong SST MEng, Wadir III Selvie Kalele SE MSi serta Pranata Humas dan Analis Kebijakan Toni Alalinti SKom MMKom.

Sementara itu Koordinator Humas Polimdo Stevie Kaligis,SE MM AK CA Hadir sebagai salah satu Peserta dalam acara tersebut, dan memperkenalkan tarian daerah memakai pakaian busana adat Provinsi Bali.
Acara berlangsung meriah, berbagai rangkaian acara diselenggarakan dengan setiap sesi dari mahasiswa dan dosen serta bidang kepegawaian kampus Polimdo.
Mahasiswa jurusan teknik sipil membawakan Pantun, yel yel, dan kicir kicir, lagu yomko rambe dibawakan oleh jurusan teknik elektro, lagu butet oleh jurusan mesin, lagu suwe ora jamu

Jurusan pariwisata, lagu ampar ampar pisang jurusan akuntansi, lagu hulontalu hipuu jurusan adm bisnis, lagu aki temboan kepegawaian kantor pusat dan lagu persada nusantara di bawakan oleh dosen MKWU setelah itu masing masing dilanjutkan dengan parade pakaian adat
Baca puisi dan menyanyikan lagu senandung tanah air ku indonesia, dilanjutkan dengan tarian pisok minahasa, tarian cakalang bitung, tarian saman aceh, tarian manuk dadali betawi

Tarian katrili, tari medley nusantara, tari kabasaran, tari pancasila, poco poco mix line dance, tarian maumere, tarian masamper dan paduan suara nusantara.
Direktur Polimdo Maryke Alelo saat di wawancara oleh media mengatakan” Kampus Politeknik Negeri Manado saat ini mempunyai Empat mata kulia wajib umum nama nya FKD, yakni Pancasila, agama, bahasa Indonesia dan kewarganegaraan.

Salah satu projek mereka melaksanakan acara apresiasi seni dan budaya nusantara ini, ketika berjalannya waktu banyak anak anak jauh lahir dari hari kemerdekaan itu.
Jadi bisa melupakan warisan budaya nilai nilai yang baik yang telah berkorban pada 10 november silam.
Pasti nya dengan kegiatan ini kita wajib menghormati dan bangkitakan nilai nilai peningalan budaya termasuk tarian nyanyain dan kuliner,”ucap Direktur Mareyke (Juent )


