Sulut.TARGETJURNALIS.Com – Jurusan Pariwisata Bidang Studi Perhotelan Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menggelar event Pariwisata Expo, di halaman Gedung Terpadu Polimdo, Senin (05/06/2023).
Kegiatan itu menampilkan berbagai racikan kuliner lokal Sulut, penerimaan jasa tour and travel, dan perlombaan tik tok.
Natania Laheba, salah satu mahasiswa penanggungjawab kegiatan Pariwisata Expo, menjelaskan event yang digelar ini banyak mendatangkan manfaat bagi mahasiswa itu sendiri, seperti keuntungan dari hasil penjualan kue, makanan, dan minuman. Kedua, mengetahui cara memasarkan produk, dan tentunya sebuah pengalaman. “Bisa saja setelah ini, kami membuat usaha sendiri,” singkatnya.
“Adapun kesulitan yang kami hadapi pada hari ini adalah cuaca, namun cuaca bukan penghalang dari semangat dan kebersamaan kami,” tuturnya.
Pada event ini juga, kata Laheba, berbagai mahasiswa memperlihatkan demo dalam meracik produk minuman, seperti membuat gohu, es brenebon, dan es kelapa muda gula merah.
“Bukan itu saja, pada kegiatan ini juga kita telah membantu para UMKM di Sulut, dimana produk yang kami pasarkan ini adalah hasil dari UMKM berupa kue risoles, balapis, kopi-kopi, nasi pulo. Kemudian, ada minuman saguer, makanan nasi kuning dan masih banyak lagi,” terangnya.
Kemudian, ada 6 layanan Tour and travel disini, itu semua dari teman-teman Prodi UPW yang bekerjasama dengan 6 layanan Travel di Sulut. “Jika ada yang mau berangkat ke luar daerah, bisa menghubungi Jurusan Pariwisata Polimdo,” jelasnya sambil tersenyum.
“Kemudian kegiatan ini nantinya akan ditutup dengan perlombaan tik tok, yang pesertanya dibuka secara umum,” ucapnya.
Di tempat yang sama, ketua Jurusan Pariwisata Polimdo Dr Bernadain Dainty Polii SPd Mpd bersama dosen pengajar MICE Dr Yurike Sintia Lewan SS M Hum menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah, asesmen akhir pada mata kuliah Mice untuk mahasiswa. Dahulunya mahasiswa ada ujian, tetapi sekarang tidak. Sekarang setiap mahasiswa membuat projek, dimana ini bagian dari projek based learning (PBL).
“Kegiatan Expo ini melihat setiap mahasiswa untuk bisa menghandle kegiatan, bekerjasama tim, soft skill, hard skill, dan mampu memanage event,” tutur Lewan sembari menyebut mahasiswa pembuat event Pariwisata Expo sudah mandiri.
Ia pun berharap, anak-anak kedepannya bisa lagi menghandle sebuah event yang lebih besar, dan kirannya mampu menerapkan meeting, incentive, convention dan exhibition dengan baik. “Kegiatan seperti ini akan terus berkelanjutan setiap semester,” pungkasnya.(***/JUENT)


