Minut,SULUT.TARGETJURNALIS.Com-Sabagai manusia ciptaan Tuhan yang sangat mulia tentunya rasa sikap simpati, peduli terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh salah satu pengusaha muda yang sukses di desa tetalu kecamatan dimembe. bersama Perkumpulan C2P dan KOMUDO

Kita tau bersama saat ini Bencana alam banjir dan tanah longsor kembali menerjang Provinsi Sulawesi utara, Januari 2023.
Akibat bencana ini terdapat kerusakan rumah serta akses jalan lumpu total dan hilangnya hewan ternak serta sejumlah material warga yang hilang hingga menelan korban jiwa.

Melihat kondisi ini, pada kamis (02/02/2023)
Perkumpulan C2P dan KOMUDO gabungan pemain dan penyanyai serta Mc sulawesi utara.
Di Prakasai Pengusaha muda yang sukses dikenal sangat sosial dan dermawan Ishak Tambani panggilan akrabnya nya “Penjahat”

Kembali dirinya mengulurkan tangan lewat program bantuan peduli sesama. terhadap korban bencana alam tanah longsor dan banjir yang ada di sulawesi utara lebih kusus minahasa utara
C2P (cabu cabu paku squad)
1. Mempunyai arti
2. Kebersamaan
3. gotongroyong
4. Saling bahu membahu di dalam susah atau pun senang Bantu membantu tanpa pamrih
Ibaratkan sebuah paku besar yg tertancap kuat dan di cabut bersama dengan kekuatan sehingga mencipta kan satu kesatan yg solid dan kuat… Itulah arti dan makna C2P cabu cabu paku squad,”ungakap anggota C2P Alan Harimisa saat di wawancarai.

Di kesempatan yang sama Ishak Tambani saat di Wawancarai oleh media ini Sulut.targetjurnalis.com mengatakan dirinya sangat terpanggil untuk membantu warga yang terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor.

“Saya bersama perkumpulan C2P, KOMUDO didampingi sejumlah INSAN PERS Minahasa Utara dan juga tergabung dalam GWI (Gabungan Wartawan Indonesia Minut ) secara ikhlas dan kiranya aksi peduli yang kami lakukan ini dapat bermanfaat bagi korban bencana alam,” ungkapnya

Menurutnya” bantuan yang kami berikan ini adalah sebagai bentuk rasa kepedulian kami dan C2P, KOMUDO bersama masyarakat desa tatelu untuk membantu korban banjir dan tanah longsor melanda pada Jumat (27/1/2023) yang lalu.
Lanjut” Ishak Tambani menggambarkan falsafah atau pandangan hidup yang berarti “orang hidup menghidupi orang lain” Penelitian yang berjudul “Sitou Timou Tumou ” bahwa falsafah ini adalah falsafah tua dari orang Minahasa,

Saya Pribadi dan semua rakyat nyiur melambai berdoa bersama kiranya Tuhan Yesus selalu menjaga selawesi utara dan di jauhkan dari bencana alam,”ungkap Ishak
Disamping itu Pemerintah minahasa utara lewat Bupati Bapak Joune Ganda Sangat mendukung Penuh kegiatan ini bersama Kapolres Minahasa utara, Kodim 1030/Bitung dan Kepolisian Sektor Dimembe.
(Penulis Editor:Juent Myhard)


