Minut, TARGETJURNALIS.Com-Desa Warukapas Kecamatan Dimembe Sudah Masuk Tahap Krusial dalam tahapan Pemilihan Hukum Tua serentak akhir sepetember 2022 nanti.
Salah satu Calon Hukum Tua Tokoh Pemerintahan serta Tokoh Masyarakat dengan nomor urut 3 saat ini menjadi punggawa masyarakat desa warukapas yakni mantan hukum tua warukpas periode 2013-2019.

Bapak Julian Jacobus Kamagi, sapaan akrabnya bapak uli” patut di apresiasi beliau sangat menghargai perbedaan termasuk perbedaan keyakinan.

Meskipun menganut agama yang dianut oleh sebagian besar masyarakat warukapas, tidak menghalangi bapak Julian untuk memberi perhatian terhadap minoritas seperti umat muslim desa warukapas.

Buktinya Saat acara Tulis nama Bapak Julian datang meminta doa restu dukungan dan berbagi kesempatan untuk menghadiri acara yang diselenggarakan umat muslim desa warukapas.

Bapak uli hadir selesai acara penulisan nama lalu sekitar pukul 15.00 Wita dan melanjutkan kegiatan makan siang bersama.

dalam sambutannya ia menyampaikan perlunya menjaga toleransi antar yang berbeda keyakinan. Kita semua ada keluarga besar desa warukapas yang kami cintai ini.
Dalam periode kedua ini jika Tuhan merestui lewat masyarakat desa warukapas untuk terpilih kembali menjadi hukum tua periode 2022-2028 saya selalu mendukung membantu masyarakat yang kurang mampu.

Begitu juga dengan pembangunan yang akan kami jalankan dengan pemerintahan yang Transparan. Bapak Julian berjanji untuk menyalurkan bantuan bantuan dan pembangunan yang merata.”tutupnya
Sementara itu, salah satu tokoh agama muslim desa warukapas enggan menyebutkan nama nya saat di wawancarai oleh media ini mengatakan”

Calon Hukum Tua Bapak Julian yang pertama kali hadir di tempat kami. Menurutnya, dimasa pemerintahan yang lalu bapak Julian benar-benar memperhatikan rakyat dan tidak diskriminatif, tidak membeda-bedakan. Kami sangat bangga “Ungkapnya

Kami mengucapakan banyak terima kasih atas kunjungan ini besar harapan kiranya bapak Julian bisa meneruskan kembali kepemerintahan nya dan membangun desa Warukapas menjadi yang terbaik “tutupnya (Juent)


