Berkurban merupakan suatu kesempatan bagi kita untuk meyucikan diri, begitu juga terhadap harta benda yang telah kita raih. Berkurban seperti membilas segala rezeki yang kita dapatkan. Dengan keikhlasan dalam berkurban, kita akan mendapat keberkahan dan ridho-Nya atas segala sesuatu yang didapat.

Minut, TARGETJURNALIS.Com – Jiwa Nasionalis yang ditunjukan PT. MSM/PT. TTN lewat berbagai kegiatan eksternal (diluar perusahaan), patut diteladani oleh perusahaan yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara bahkan Kota Bitung.
Diketahui PT. MSM silih berganti melibatkan perusahaannya dalam berbagai kegiatan social di masyarakat. Yang lebih menariknya lagi adalah kegiatan social PT. MSM ini kerap menggandeng pemerintah daerah, seperti pada menjelang Hari Raya Idul Adha (Minggu, 10/07/22) ini yakni dengan ikut menggelontorkan Sapi Qurban.
“Bantuan sapi qurban ini kami serahkan ke masyarakat melalui Pemkab Minut dan Kota Bitung. Selain untuk menjalin tali silaturahmi antar umat beragama, juga untuk memenuhi amanah Pancasila dan UUD 1945 yakni Bhineka Tunggal Ika,” tutur Manager External Relation, DH Herry Rumondor.

Hari Raya Idul Adha, imbuhnya, menjadi momen kita untuk berbagi. Idul Adha yang jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijjah itu juga dikenal sebagai hari raya kurban, yang memberi manfaat kepada orang banyak. Berkurban tak hanya bermakna sebagai membagi-bagikan daging kepada fakir miskin dan orang yang kurang mampu saja.
“Pelaksanaan kurban saat hari raya Idul Adha menyimpan banyak manfaat nan luar biasa, yang akan mendekatkan diri kita kepada-Nya”, papar Rumondor.
Pengelontoran Sapi Qurban selain ke Minahasa Utara, PT MSM-PT TTN juga menyalurkannya ke masyarakat Muslim Kota Bitung melalui Pemkot Bitung, bahkan Kodim 1310/Bitung dan Polres Minut.
“Dengan adanya bantuan Sapi Qurban ini, disamping perusahaan membuktikan kepedulian kepada masyarakat, PT MSM-PT TTN juga selalu konsisten bermitra dengan pemerintah Kabupaten Minut dan Kota Bitung,” timpal mantan wartawan senior itu.
Dikatakan Rumondor, dengan bantuan Sapi Qurban yang ada, PT. MSM-PT. TTN berharap di Hari Raya Idul Adha nanti, masyarakat Muslim dapat menikmati penuh sukacita, dan bermakna dari kebersamaan ini.
“Bersama pemerintah Minut dan Bitung, PT. MSM – PT. TTN menghimbau untuk tetap ikut prosedur kesehatan (prokes) tetap pakai masker terutama saat dalam kerumunan massa. Sebab sampai saat ini pemerinrah belum menetapkan kalau negara kita sudah aman dari serangan virus corona,” tandas Herry Rumondor.
Sesuai data yang ada, untuk Pemkab Minut dan Pemkot Bitung dan lain-lain, inilah bantuan Sapi Qurban dari PT. MSM-PT TTN:
Pemkab Minahasa Utara – 3 ekor
Pemkot Bitung – 3 ekor
Polres Minahasa Utara – 1 ekor
Kodim 1310/Bitung – 2 ekor
Polres Bitung – 1 ekor
Selain ke Pemkab Minut dan Pemkot Bitung, Perusahaan tambang yang peduli maayarakt lingkar tambang ini menyerahkan sapi ke masjid-mesjid di Minut dan Bitung, masing –masing diantaranya :
Wineru (Liktim) – 1 ekor
Maen (Liktim) – 1 ekor
Maen Tamba (Liktim) – 1 ekor
Kalinaun (Liktim) – 1 ekor
Batu Putih Atas (Bitung) – 1 ekor
Wqrukapas (Westo area
Dimembe) – 1 ekor.
Jumlah Semuanya 16 Ekor
Difahami bersama, bahwa Ibadah Qurban yang dilakukan umat Islam yakni dengan penyembelihan hewan kurban pada setiap 10 Dzulhijjah. Hewan yang boleh dijadikan untuk kurban adalah unta, sapi, dan kambing atau domba.
Ibadah qurban sama halnya dengan ibadah haji, bersifat simbolik. Qurban bukanlah sebuah ritual menumpahkan darah untuk mendapatkan pertolongan Allah melalui kematian makhluk lain. Qurban bagi umat Islam adalah ungkapan terima kasih kepada Allah atas limpahan rezeki dengan cara berbagi makanan berharga kepada mereka yang tidak mampu.
Penyembelihan hewan qurban sebenarnya sudah ada sejak pra-Islam. Bahkan dipraktekkan oleh orang-orang Arab kafir dan juga Yahudi sebagai bentuk persembahan, untuk memperoleh kekayaan dan perlindungan Allah dengan pengorbanan darah.
Penulis Editor Juentmyhard


