Sulut.TARGETJURNASLIAS.com – Dalam semangat membangun kepedulian dan memperkuat hubungan antara dunia pendidikan tinggi dan masyarakat, dosen dan mahasiswa Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Manado (Polimdo) melaksanakan kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Tuna Grahita Santa Anna Tomohon pada tanggal 15 Mei 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dengan tema “Menebar Kasih, Membangun Kepedulian,” acara ini membawa pesan kemanusiaan yang mendalam. Dosen dan mahasiswa hadir tidak hanya untuk memberikan bantuan materi, tetapi juga untuk menunjukkan perhatian, kasih sayang, dan waktu kepada anak-anak berkebutuhan khusus yang berada di panti tersebut.
Kehangatan acara dimulai dengan sambutan singkat dari perwakilan dosen, Drs. Johannes K. Santie, M.AP, dan pembina panti, Sr. Josefie Suatan, SJMJ. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi interaktif bersama anak-anak penghuni panti, yang mencakup permainan sederhana, bernyanyi bersama, dan pembagian bingkisan, yang disambut dengan antusias oleh anak-anak yang tampak bahagia dengan kehadiran para tamu.
Selain memberikan bantuan berupa sembako, perlengkapan kebersihan, dan kebutuhan harian lainnya, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa empati dan tanggung jawab sosial di kalangan mahasiswa. Dr. Kiet Tumiwa, SE.,MM.,Ak.,CA, menjelaskan pentingnya kegiatan ini dalam membentuk karakter mahasiswa agar menjadi lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga peka terhadap isu-isu sosial.
“Kami ingin mahasiswa merasakan langsung arti dari kepedulian. Melalui pengalaman ini, mereka belajar bahwa menjadi bagian dari masyarakat bukan hanya soal bekerja dan berkarier, tetapi juga tentang memberi dan melayani,” ungkap Prof. Dr. Hedy D. Rumambi, SE.,MM.,Ak.,CA.
Pihak panti juga menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan kepedulian yang diberikan oleh dosen dan mahasiswa dari tiga program studi, yaitu D4 Keuangan, D4 Perpajakan, dan D3 Keuangan. Sr. Josefie Suatan, SJMJ, menyatakan bahwa kehadiran dunia kampus seperti ini memberikan semangat baru bagi anak-anak asuh dan motivasi bahwa mereka tidak sendiri.
Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto sebagai kenang-kenangan. Momen sederhana ini meninggalkan kesan mendalam bagi semua pihak yang terlibat. Bakti sosial ini menjadi jembatan antara dunia pendidikan tinggi dan realitas sosial di sekitarnya.
Melalui aksi nyata seperti ini, Politeknik Negeri Manado tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan yang esensial. Dengan terus menebar kasih dan membangun kepedulian, diharapkan kegiatan seperti ini dapat menjadi budaya positif yang terus tumbuh di kalangan civitas akademika. (*)


