Sulut.TARTGETJURNALIS.Com – Bank Indonesia (BI) menggelar Training of Trainer di Hotel Four Point Manado pada Selasa, 20 Agustus 2024, sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan kapasitas dan akses pembiayaan UMKM di Sulawesi Utara. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memfasilitasi penggunaan Sistem Informasi Pencatatan Informasi Keuangan (SI APIK) yang diharapkan dapat mendukung pengajuan akses pembiayaan oleh UMKM kepada lembaga keuangan.
Sebagai tindak lanjut, BI menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan lima perguruan tinggi di Provinsi Sulawesi Utara, termasuk Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Manado (Polimdo), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Manado, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Institut Agama Islam Negeri Manado, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Klabat. MoU ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pencatatan keuangan UMKM dengan menggunakan SI APIK.
Stevie Kaligis SE.Ak ME CA, Koordinator Humas dan Kerjasama Polimdo, menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memperluas pengetahuan UMKM di Sulawesi Utara mengenai pencatatan keuangan secara digital dan sistematis. Ia menambahkan, “Polimdo, dengan tenaga akademik yang ahli di bidang akuntansi, siap mendukung program BI melalui sosialisasi dan pelatihan mengenai SI APIK.”
Kaligis juga menegaskan bahwa Polimdo akan memanfaatkan jurusan Akuntansi untuk memberikan edukasi kepada UMKM tentang pencatatan keuangan yang baik, guna mempermudah proses pengajuan kredit ke lembaga keuangan.
“Tujuan kami adalah membantu UMKM agar bisa terampil dalam pencatatan keuangan dan memanfaatkan SI APIK untuk meningkatkan peluang akses pembiayaan,” tutup Kaligis.
Dengan keterlibatan Polimdo dalam inisiatif ini, diharapkan UMKM di Sulawesi Utara dapat meningkatkan kapasitas manajerial dan keuangan mereka, serta memanfaatkan peluang pembiayaan secara optimal. (Juent)


