Sulut,TARGETJURNALIS.Com-Setiap Pekerjaan sebagaimana hasil nya harus sesuai dengan metode yang ada. begitu juga dengan umur perkerasan aspal sangat ditentukan oleh Pelaksana Pekerjaan dan kepedulian petugas lapangan dalam mengawasi mutu pekerjaan.
Pekerjaan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Proyek Pekerjaan Pembangunan Pemugaran Peremajaan Permukiman Kumuh Kecamatan Mapanget,Tuminting,Bunaken dengan anggran 15.171.581.000, Tentunya ini menjadi perhatian khusus oleh Pemerintah Kota Manado,
karena harapan masyarakat sebagai pengguna jalan l ingin menikmati dengan kualitas mutu pekerjaan dengan baik
Pastinya untuk mendapakan kualitas baik dalam pengaspalan jalan Hotmix harus di kerjakan sesuai dengan panduan baku mutu teknis pengerjaan yang telah di atur.

Berbanding terbalik dengan pekerjaan yang telah dikerjakan di sepanjang jalan perumahan GPI Kecamatan Mapanget di kerjakan oleh oleh PT. Manimporok Manguni Maesa yang dinilai asal-asalan atau asal jadi
Bagaimama tidak, Landasan pengaspalan yang belum siap setelah diguyur hujan deras yang mengakibatkan adanyanya genangan air tetap di lakukan penghamparan dan pemadatan.(21/12/2022) sangat di sayangkan juga pada saat pekerjaan tersebut pengawasan dari dinas Perkim manado juga PPK tidak berada di lapangan.
Saat di wawancara lewat telepon oleh media ini (21/12/08.00) PPK selaku Pejabat Pembuat Komitmen Ibu Esra Mengatakan, terima kasih kepada team awak media yang sudah membantu memantau pekerjaan tersebut.”kami tidak akan menghitung pekerjaan seperti ini “ungkap esra
Team media pun melakukan pengecekan, kondisi aspal yang terdiam ditengah guyuran hujan dari pukul 10.00 malam sampai pukul 07.00 pagi, stelah di ukur bersama pegawai saat itu juga. suhunya mencapai 170°c (derajat Celsius), sehingga diduga aspal yang digunakan yakni aspal hangus.
Sedangkan untuk jenis aspal dalam kondisi baik harusnya suhu atau temperatur yang tepat untuk aspal hotmix dalam setiap tahap pengerjaan pengaspalan jalan yakni 155 derajat dengan tolreansi 1 derajat.
Pencampuran benda uji marshall, rentang suhu aspal berada di angka 155 derajat celcius dengan toleransi 1 derajat lebih.
Pemadatan benda uji marshall, berada di kisaran 145 derajat celcius dengan toleransi 1 derajat lebih tinggi.
Pencampuran, aspal hotmix harus berada di dalam rentang 145 hingga 155 derajat celcius. Penuangan ke Truk, 135 – 150 derajat celcius. Pemasokan ke Asphalt Finisher, 130 – 150 derajat celcius. Pemadatan Awal, 125 – 145 derajat celcius.
Pemadatan Antara, 100 – 125 derajat celcius. Pemadatan Akhir, kurang lebih 97 derajat celcius.
Seorang warga yang tidak mau menyebutkan nama nya. “Menenggapi terkait pekerjaan tersebut saat di wawancara oleh media ini ia mengatakan” menurutnya ini jelas pekerjaan asal asalan sudah tidak sesuai dengan Spesifikasi.
ini uang negara uang rakyat juga, seharusnya kami rakyat harus merasakan kwalitas pekerjaan dengan baik dan jangka waktu yang panjang,”Jelasnya
Lanjutnya” negara indonesia adalah negara hukum tidak ada yang kebal hukum di negara indonesia. memang ada masah pemeliharaan saat habis waktu masa pemeliharaan siapa yang akan membenahi apabila terjadi kerusakan jalan tersebut. padahal anggaran sudah di tetapkan supaya hasil pekerjaan harus dengan mutu dan kualitas bagus.
Kami meminta pemerintah kota manado dalam hal ini Bapak Walikota Manado segera tindak lanjuti pekerjaan tersebut kalau bisa Pihak Ketiga yang mengerjakan segera diberikan sanksi atau masuk daftar hitam.
ini jelas sudah tidak sesuai Visi dan Misi Pemerintah Pusat juga Pemerintah Daerah dan berpotensi mengalami kerugian negara. terlebih fungsi pengawasan dinas Perkim manado juga segera di evaluasi karena minimnya pengawasan.
kami menduga juga ini demi mengejar PHO sehingga pekerjaan menjadi asal asalan. “ungkap nya.
Pengawas kontraktor saat di temui tidak bisa memberikan keterangan terkait pekerjaan tersebut dan sayangnya pengawas tersebut juga tidak menerapkan K3 hanya memakai sendal di area pekerjaan.
Salah satu aktivis Calvin Limpek Juga menanggapi pekerjaan tersebut meurutnya” Saya sebagai Aktivis Minta agar Pekerjaan tersebut Kepala Dinas PU kalau Bisa Jangan Ada Pencairan Dulu melihat cara pengaspalah di genangan air ini pekerjaan yang perlu di lakukan pemeriksaan oleh inspektorat karena dengan data yang kami miliki sangat fatal melakulan pengaspalan di saat Hujan dan air masih tergenang di jalan.
Kami melihat kkntraktor ini tidak profesional karena pasti ini mengejar waktu, sedangkan di dalam kintrak sudah di tanda tangani bersama waktu masa pelaksanaan Perusahan sudah menyatakan sanggup begitu pula dengan kualitas dan tata cara pelaksanaan pengaspalan pasti di dalam kintrak tidak di tuliskan boleh mengaspal di atas genangan air.
Dan layaknya Perusahan ini di putus kontrak dan audit hasil kerjanya berdasarkan bukti begitu juga dengan pengawas dari Perkim untuk pekerjaan di GPI ini ada pembiaran cara kerja seperti ini,”Jelas Calvin
Kepala Dinas Perkim Manado Piter Eman saat dikonfirmasi melalui telepon Whatsup mengatakan pekerjaan tersebut tidak akan kami hitung (dibayarkan).”Kalau pekerjaanya seperti itu saya tidak akan hitung dan dibayarkan,” singkatnya. (tim)

