Minut, TARGETINDO.Com – Secara umum pariwisata sekarang ini menjadi salah satu sektor yang harus dikembangkan. Pengembangan destinasi parwisata mutlak diperlukan dalam rangka mendukung target pemerintah dalam meningkatkan jumlah wisatawan.
Destinasi Pariwisata yang ada di Sulut terlebih di Minahasa Utara, saat ini melalui Anggota DPR RI Komisi X, Adriana Dondokambey, M.Si bersama Kementerian Pariwisata Ekonomi dan Kreatif Republik Indonesia menggelar Bimbingan Teknis Pengembangan Destinasi Pariwisata di Desa Wisata, yang dilaksanakan di Desa Lilang Kecamatan Kema, pada Rabu, 21 Juni 2022.
Adriana Dondokambey, M.Si membuka Bimtek yang dalam sambutannya mengatakan, prihatin dengan keterpurukan Pariwisata di Sulut, maka kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan Destinasi Pariwisata yang ada di Sulut terlebih Minahasa Utara.
“Tentunya, untuk membangkitkan Destinasi Pariwisata khususnya di Desa Lilang, harus didukung oleh masyarakat yang ada disini, yaitu dengan menjaga dan melestarikan apa yang menjadi potensi wisata di Desa Lilang”, ujar Anggota DPR RI Komisi X Adriana Dondokambey, M.Si.
Desa Lilang sendiri, ujar Adriana Dondokambey melanjutkan, mempunyai pantai dan pegunungan yang tak kalah indahnya dengan daerah lain dan dengan memiliki banyak potensi wisata.
“Kita berharap agar pengembangan Destinasi Pariwisata Desa Lilang. Selain masyarakat itu sendiri, diharapkan ada keterlibatan Stakeholder untuk membangkitkan kembali Pariwisata yang ada di Sulut, sehingga bisa di kenal luas oleh masyarakat dan juga dibarengi dengan UMKM sehingga UMKM yang ada di Desa Lilang bisa di pasarkan di kancah internasional dan di luar Minut”, imbuhnya.
“Kehadiran kami disini merupakan bukti keseriusan kami bersama Pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemkab dalam mendukung dan membangkitkan Pariwisata, terutama Desa Wisata Lilang ini, sehingga di dalamnya ada peningkatan kesejahteraan masyarakat”, ujar Anggota DPR RI Komisi X Adriana Dondokambey, M.Si.
Sementara itu, Dir. Pengembangan Destinasi II Kementrian Pariwisata RI, DR. Wawan Gunawan S.Sn, M.M dalam penyampaiannya mengatakan, bahwa Minahasa Utara sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
“Kami mendukung penuh program Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah untuk memajukan Pariwisata di Provinsi Sulut. Dan dengan ditetapkannya Minahasa Utara sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang, tentunya keseriusan Pemerintah untuk mengangkat Pariwisata di Kabupaten Minahasa Utara diharapkan terjalin sinergitas yang baik”, ujar Dir.
Dikesempatan yang sama, tokoh masyarakat Desa Lilang, Rolly Rorong menyampaikan rasa terima kasihnya kepada anggota DPR RI Adriana Dondokambey yang sudah memilih Desa Lilang sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini, tentunya dengan diadakannya kegiatan tersebut akan membawa Desa Lilang menjadi lebih baik lagi.
“Sinergitas Pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemerintah Daerah tentunya akan menghasilkan inovasi yang hebat. Kami Pemerintah dan masyarakat Desa Lilang terus mendukung apa yang menjadi program Pemerintah untuk memajukan Destinasi Desa Wisata, utamanya di Desa Lilang”, paparnya.
Desa Lilang sendiri, lanjut Rolly Rorong menuturkan, memiliki Destinasi Pariwisata yang tak kalah indahnya dibandingkan dengan daerah lain, sebab disini ada pantai nan bagus dan pegunungan yang indah.
“Untuk mewujudkan Desa wisata, maka dalam menunjang Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP( Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang, harus pula didukung oleh Pemerintah. Baik dalam infrastruktur serta penunjang lainnya sehingga dampak kemajuan dari destinasi Desa wisata ini dapat merata dirasakan oleh masyarakat kita sendiri”, ujar tokoh masyarakat Rolli Rorong, mantan Hukum Tua Desa Lilang.
Dari pantauan awak media, Bimbingan Teknis Pengembangan Destinasi Pariwisata di Desa Wisata dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pariwisata Audy Sambul, Dinas Pariwisata Provinsi, Camat Kema Daniel Komenaung, Asidewi Provinsi dan peserta Bimtek.
Seperti diketahui bahwa ditahun sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Minut, Audy Sambul telah mengatakan jika wilayah Minahasa Utara memiliki banyak potensi di sektor pariwisata. Beberapa destinasi yang dimiliki yakni pantai dengan dikelilingi Taman Laut, Desa Ekowisata serta beberapa situs budaya. Benda-benda peninggalan purbakala seperti waruga [makam leluhur minahasa], air terjun serta seni dan budaya dari beberapa suku yang ada.
Menyikapi beberapa potensi tersebut, menjadikan Dinas Pariwisata terus memberikan pelatihan kepada masyarakat, baik dalam mengelola homestay maupun suvenir. Sehingga dengan demikian, masyarakat di sekitar destinasi wisata dapat merasakan manfaat dari perkembangan pariwisata dan juga turut terlibat dalam industri kepariwisataan.
Selain itu, pengembangan sektor pariwisata tentu bakal memberikan efek multiplier bagi pemerintah dan masyarakat di Minahasa Utara. Selanjutnya beberapa keuntungan yang akan dirasakan yakni, dapat meningkatnya perekonomian masyarakat, semakin membaiknya infrastruktur umum dan bertambahnya lapangan pekerjaan.
Sehingga dalam PP Nomor 84 Tahun 2019, Likupang disebut memiliki keunggulan geostrategis yaitu sektor pariwisata dengan tema resor dan wisata budaya. Kawasan sekitar memiliki pantai dengan wallace conservation center. Adapun, konsep KEK Likupang akan mengembangan resor kelas premium dan kelas menengah, budaya dan wallace conservation.
Penulis Editor Juentmyhard


